Iklan

Selamat Jalan, Suasana Duka Duka Warnai Prosesi Pemakaman Ulama Syekh Ali Jaber

1/15/2021, 10:50 WIB Last Updated 2021-01-15T03:50:53Z
masukkan script iklan disini

Pendakwah Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber. /Instagram.com/@syekh.alijaber.

FOKUS HUKUM
- Dalam proses pemakaman pendakwah serta ulama kharismatik Syekh Ali Jaber, suasana sedih mengiringi. Sejak selesai disalatkan dan digotong dalam keranda menuju liang kubur, ucapan kalimat "Laa Ilaaha Illallah" terdengar dari jamaah dan keluarga yang mengantarkan jenazah Syekh Ali Jaber.


Begitu tiba di lokasi pemakaman, jenazah Syekh Ali perlahan demi perlahan diturunkan ke liang kubur dengan diiringi bacaan kalimat tauhid.


Adapun tiga orang lelaki yang merupakan keluarga kandung dari Syekh Ali yang meletakkan jenazah Syekh Ali ke tempat peristirahatan terakhir Syekh Ali.


Usai jenazah sudah berada di liang kubur, satu persatu tali kain kafan yang mengikat jenazah Syekh Ali pun mulai dilepaskan. Jasad yang membujur itu mulai dimiringkan dan dibaringkan menghadap kiblat.


Satu persatu kayu disusun untuk menutupi liang lahat jenazah pendakwah asal Arab Saudi itu. Setelah seluruh papan kayu tersusun rapi selanjutnya penggali kubur mulai menimbun tanah dan mengubur jenazah ulama dengan nama lengkap Ali Soleh Muhammad Ali Jaber.


Prosesi ini berjalan dengan dipenuhi kesedihan dan isak tangis dari keluarga dan kerabat seakan tak percaya bila Syekh Ali telah tiada. Banyak Jemaah dan juga warga kampung sekitar berkumpul di pinggir jalan untuk mengabadikan momen terakhir itu. 


Menutup prosesi pemakaman, perwakilan Keluarga Syekh Ali menyampaikan ucapan permohonan maaf untuk Syekh Ali. Hal itu disampaikan oleh saudara kandung Syekh Ali, Muhammad Jaber.


"Untuk siapapun di antara jamaah yang punya hak, khususnya hutang-piutang alihkan kepada saya," pintanya sambil meneteskan air mata. 


"Kalau ada di antara kalian yang bisa memaafkan Beliau Alhamdulillah terima kasih jazakumullah khairan jaza semoga Allah ganti yang lebih," tutur Muhammad Jaber


Tetapi, jika ada yang ingin menagih urusan utang-piutang dengan Syekh Ali, maka Muhammad Jaber siap menanggungnya.


"Baik kalau di antara kalian ada yang butuh masih tetap tagih Syekh Ali Jaber tolong alihkan kepada saya biar Beliau tenang di kubur biar diringankan hisabnya semoga kuburnya dijadikan roudhoh min riyadil jannah," jelasnya. 


Untuk diketahui, jenazah Syekh Ali Jaber dibawa dari Rumah Sakit (RS) Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2021 siang sekira pukul 14.00 WIB.


Sebelum meninggalkan RS Yarsi, keluarga menyampaikan beberapa hal, salah satunya adalah lokasi yang akan menjadi tempat pemakaman Syekh Ali Jaber.


Adik kandung Syekh Ali Jaber, Muhammad Jaber, menuturkan sang kakak akan dimakamkan di pesantren milik Ustaz Yusuf Mansyur, yakni Daarul Quran, Tangerang, Banten.


Syekh Muhammad juga meminta agar segenap keluarga dan jemaah tidak menghadiri upacara pemakaman. (pol)


Komentar

Tampilkan

Other Stories