Iklan

Fakta Vaksin Dewasa Hepatitis A yang Wajib Diketahui

1/16/2021, 12:01 WIB Last Updated 2021-01-16T05:03:05Z
masukkan script iklan disini

Hepatitis A merupakan infeksi pada organ hati yang penyebabnya adalah virus HAV.


FOKUS HUKUM - Penyakit hepatitis memang ada 3 jenis yaitu A, B dan C. Pada hepatitis A penyebabnya adalah virus yang disebut dengan HAV. Virus penyebab penyakit hepatitis A tersebut bisa menyebar dan menular dengan mudah. Bahkan penularan terbanyak adalah melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi oleh kotoran penderitan hepatitis A.


Melakukan vaksinasi hepatitis A merupakan tindakan preventif yang sangat dianjurkan agar tubuh memiliki kekebalan terhadap virus HAV. Inilah beberapa fakta menarik tentang vaksin hepatitis A yang sebaiknya Anda ketahui.

Siapa sajakah kelompok orang yang sangat disarankan untuk mendapatkan vaksinasi hepatitis A.


1. Manfaat Vaksinasi Hepatitis A


Secara garis besar semua vaksinasi yang diberikan kepada seseorang bertujuan untuk membentuk antibodi terhadap penyakit tertentu. Antibodi yang akan terbentuk tentu saja sesuai dengan jenis vaksin yang diberikan. Untuk membentuk antibodi dan kekebalan tubuh terhadap infeksi virus HAV maka diberikanlah vaksinasi hepatitis A.

 

Hepatitis A merupakan infeksi pada organ hati yang penyebabnya adalah virus HAV. Mengapa penyakit ini berbahaya karena seringkali tidak menimbulkan gejala pada usia anak-anak. Gejala baru akan terlihat ketika seseorang sudah cukup dewasa dan biasanya kondisinya sudah cukup parah.

 

Karena itulah mengingat mudahnya penyebaran dan tidak munculnya gejala maka penting bagi Anda memberikan proteksi pada tubuh. Caranya yaitu dengan melakukan vaksinasi hepatitis A sesegera mungkin.

 

2. Orang yang Perlu Vaksinasi Hepatitis A

 

Lalu siapa sajakah kelompok orang yang sangat disarankan untuk mendapatkan vaksinasi hepatitis A tersebut? Vaksin hepatitis A terutama sangat diperlukan dan dianjurkan untuk diberikan kepada :

 

a. Balita

 

Saat ini dokter telah menyatakan bahwa vaksinasi hepatitis A wajib diberikan kepada anak balita. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) vaksin hepatitis A wajib diberikan kepada anak setelah usianya menginjak 2 tahun yang dilakukan dalam 2 tahap.

 

Vaksinasi pertama diberikan ketika anak umur 2 tahun lalu dilanjutkan dalam waktu sekitar 6-12 bulan setelah diberikannya vaksin yang pertama.

 

b. Orang yang Akan Berkunjung ke Negara Tertentu

 

Vaksinasi hepatitis A juga diberikan kepada mereka yang hendak mengunjungi negara lain dengan jumlah kasus hepatitis A tinggi. Lakukan vaksinasi sesegera mungkin sebelum Anda berangkat ke negara tersebut.

 

Vaksinasi hepatitis A disertai suntikan imunoglobulin akan diberikan kepada mereka yang memiliki riwayat penyakit hati kronis atau gangguan imunitas. Suntikan tersebut berfungsi sebagai perlindungan tambahan bagi penderita.

 

c. Orang dengan Risiko Infeksi Hepatitis A Tinggi

 

Orang yang memiliki risiko dan peluang lebih tinggi terkena hepatitis A juga sangat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi. Kelompok yang dimaksud antara lain yaitu :

 

      Pengguna obat-obatan terlarang atau narkoba.

      Pria yang berhubungan dengan sesama jenis.

      Penderita penyakit penurunan imunitas dan sistem darah.

      Ilmuwan yang meneliti penyakit hepatitis A.

      Tenaga medis.

 

3. Orang yang Tidak Dianjurkan Vaksinasi Hepatitis A

 

Meskipun fungsi dan manfaatnya sangat bagus untuk melindungi tubuh namun ternyata ada beberapa golongan yang sebaiknya tidak diberikan vaksinasi. Golongan yang dimaksud antara lain yaitu :

 

      Orang yang menunjukkan gejala alergi berat setelah diberikan vaksinasi pertama.

   Orang yang memiliki alergi berat terhadap komponen yang ada di dalam vaksin hepatitis A.

      Orang yang sedang menderita sakit parah.

      Ibu hamil.

 

4. Komplikasi Vaksin Hepatitis A pada Ibu Hamil

 

Vaksinasi hepatitis A belum teruji keamananya untuk diberikan kepada ibu hamil. Pemberian vaksin hepatitis A bisa beresiko pada janin yang dikandung oleh sebab itu saat akan vaksinasi pastikan Anda tidak sedang hamil.

Itulah beberapa fakta mengenai vaksin hepatitis A yang sebaiknya Anda ketahui sejak sekarang. Fakta-fakta tersebut akan membantu Anda untuk mengetahui secara pasti mana yang boleh dilakukan dan sebaiknya dihindari terkait vaksinasi hepatitis A.

Anda bisa mencari informasi lebih jelas mengenai hepatitis A melalui aplikasi Halodoc. Selain itu, bagi Anda yang mencari informasi vaksin Yogyakarta bisa ditemukan dengan mudah di Halodoc. Silahkan unduh aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga dan dapatkan berbagai info masalah kesehatan lainnya langsung dari dokter.

Komentar

Tampilkan

Other Stories