Iklan

Ambroncius Nababan Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka Rasis, Ini Sebagian Kiprahnya

1/27/2021, 11:48 WIB Last Updated 2021-01-27T04:48:05Z
masukkan script iklan disini

Politikus Hanura, Ambroncius Nababan. /Instagram.com/@ambroncius_nababan.

FOKUS HUKUM
- Ambroncius Nababan merupakan Ketua Projamin, sebuah organisasi sukarelawan mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 lalu.


Lahir di Tarutung, Sumatera Utara (Sumut) pada 5 Juli 1957, Ambroncius mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg) di tiga Pemilu Legislatif (Pileg) yakni pada 2009, 2014, dan 2019.


Uniknya, Ambroncius maju dari daerah pemilihan (dapil) yang berbeda-beda.


Bahkan di tiga bagian waktu Indonesia, yakni Barat, Tengah dan Timur Indonesia.


Pada Pemilu 2009, Ambroncius tercatat menjadi caleg DPR RI dari Partai Hanura untuk Dapil I Sumut. Dia menempati nomor urut empat.


Pada Pemilu 2014, Ambroncius maju sebagai caleg Hanura untuk DPR RI dari Bali. Dia juga memperoleh nomor urut empat di dapil tersebut.


Terakhir maju pada Pileg 2019, mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Partai Hanura dari Dapil Papua.


Ketahui, setelah mengunggah foto tangkapan layar berisi muatan yang diduga rasialisme melalui akun Facebook Ambroncius Nababan yang ditujukan kepada Natalius Pigai, Ambroncius ditetapkan sebagai tersangka.


Dalam unggahan itu, foto Natalius disandingkan dengan foto gorila disertai komentar terkait vaksinasi.


"Edodoeee pace. Vaksin ko bukan sinovac pace tapi ko pu sodara bilang vaksin rabies," tulis akun Ambroncius Nababan dalam foto yang diunggah akun Twitter @NataliusPigai2, Minggu (24/1/2021).


Ambroncius Nababan terancam pidana penjara lima tahun penjara.


"Ancaman hukuman di atas 5 tahun (penjara)," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono kepada wartawan, Selasa 26 Januari 2021. (pol)


Komentar

Tampilkan

Other Stories