Iklan

Puan Maharani Minta Pemerintah Pastikan Masalah Keamanan Vaksin Covid

12/11/2020, 14:46 WIB Last Updated 2020-12-11T07:46:22Z
masukkan script iklan disini



Ketua DPR RI, Puan Maharani./Instagram/@puanmaharaniri/

FOKUS HUKUM
- Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah terus menguatkan sosialisasi disiplin protokol kesehatan. 


Mengenai vaksin Covid-19, kata Puan, tentu memberikan harapan yang besar untuk dapat segera mengakhiri pandemi Covid-19. 


Puan meminta pemerintah melakukan edukasi dan sosialisasi yang luas mengenai vaksin Covid-19, agar dapat dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.


“Pemerintah agar memastikan bahwa vaksin tersebut aman dan layak untuk digunakan,” ungkap alumni Fisip Universitas Indonesia tersebut.


Menurut Puan, hal itu untuk mengantisipasi keramaian masyarakat di lokasi tertentu jelang Hari Raya Natal dan tahun baru 2021.


Meski libur akhir tahun dikurangi, Puan tetap meminta Pemerintah mengantisipasi meningkatnya arus transportasi pada akhir Desember. 


Puan menyampaikan hal itu dalam pidato di Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021, di Gedung Parlemen, Jumat, 11 Desember 2020.


“Memasuki akhir Desember, terdapat perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Pemerintah agar memastikan pelaksanaan protokol kesehatan, khususnya di bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun,” kata Puan, sesuai keterangan tertulis yang diterima media ini.

 

Dalam kesempatan itu Puan mengapresiasi kerja keras dan gotong royong yang telah dilakukan Pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19. 


“Namun penambahan jumlah kasus per hari telah mencetak rekor baru sehingga Pemerintah agar segera melakukan upaya yang lebih kuat untuk mencegah penularan Covid-19 dan memperkuat pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.


Mengenai vaksin Covid-19, kata Puan, tentu memberikan harapan yang besar untuk dapat segera mengakhiri pandemi Covid-19. 


Puan meminta pemerintah melakukan edukasi dan sosialisasi yang luas mengenai vaksin Covid-19, agar dapat dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.


“Pemerintah agar memastikan bahwa vaksin tersebut aman dan layak untuk digunakan,” ungkap alumni Fisip Universitas Indonesia tersebut. (*/tim)

Komentar

Tampilkan

Other Stories