Iklan

Polisi Masih Ancam akan Tindak Ormas yang Berperilaku Layaknya Preman

12/06/2020, 19:13 WIB Last Updated 2020-12-06T12:13:45Z
masukkan script iklan disini

Kapolda Metro Jaya (Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Muhammad Fadil Imran. /Dok. humas.polri.go.id.

FOKUS HUKUM
- Polda Metro Jaya akan menindak tegas semua Ormas yang berperilaku seperti preman dan meresahkan masyarakat.


“Semua Ormas yang berperilaku seperti preman akan kami tindak tegas,” kata Kapolda Metro Jaya (Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si).


Ia juga menegaskan negara tidak boleh kalah terhadap premanisme, radikalisme dan intoleransi, oleh karenanya penegakkan hukum akan menjadi prioritas.


“Kami akan terus melakukan penegakan hukum, khususnya terhadap ormas – ormas yang berperilaku seperti preman. Negara tidak boleh kalah dengan premanisme, radikalisme dan intoleransi,” tegasnya.


Sebelumnya, Kapolri (Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si) juga menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan cara – cara premanisme untuk menghalangi proses penegakkan hukum di Indonesia.


Hal tersebut disampaikannya terkait upaya pengadangan terhadap aparat kepolisian oleh massa FPI saat mengantarkan surat pemanggilan kepada  Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.


“Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan sikat semua. Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” kata dia.


Ia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan ataupun Ormas sekalipun harus patuh dengan payung hukum yang berlaku di Indonesia.


Menurutnya, ancaman pidana diatur dengan jelas untuk pihak – pihak yang mencoba menghalangi proses penegakkan hukum di Indonesia.


“Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalangi petugas dalam melakukan proses penegakan hukum,” tukasnya. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories