Iklan

Pemerintah Larang Staf Dubes Jerman Balik ke Indonesia

12/30/2020, 15:53 WIB Last Updated 2020-12-30T08:53:24Z
masukkan script iklan disini

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. /Instagram.com/@retno_marsudi.

FOKUS HUKUM
- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah melarang staf Kedubes Jerman di Jakarta yang mengunjungi markas Front Pembela Islam (FPI) datang kembali ke Indonesia.


"Dapat saya sampaikan bahwa staf tersebut telah meninggalkan Indonesia pada 21 Desember 2020. Setelah itu, Kemlu juga kembali berkomunikasi dengan pemerintah Jerman dan Kedubes di Jakarta bahwa keputusan pemerintah Indonesia tidak menghendaki yang bersangkutan kembali ke Indonesia," kata Retno, Selasa 29 Desember 2020.


Retno mengatakan, bahwa dubes interim Jerman di Jakarta menyatakan bahwa mereka memulangkan staf kedubes tersebut sesegera mungkin untuk diminta pertangungjawaban.


"Staf tersebut dipulangkan dengan segera untuk dimintai pertanggungjawaban dan memberikan klarifikasi atas tindakannya," kata Retno.


Retno menegaskan kembali bahwa dubes interim Jerman telah meminta maaf atas tindakan salah satu stafnya tersebut. 


Jerman juga menekankan lawatan staf kedubesnya itu tak mencerminkan kebijakan pemerintah.


Sebelumnya, Sekretaris Umum FPI Munarman mengklaim sempat didatangi perwakilan Kedubes Jerman.


Menurut Munarman, kedatangan perwakilan Kedubes Jerman itu akan memicu perhatian internasional terhadap kasus tewasnya enam anggota laskar FPI dalam bentrokan dengan polisi beberapa waktu lalu. (rad)

Komentar

Tampilkan

Other Stories