Iklan

Menkes Sebut Virus Baru Tidak Lebih Parah tapi Lebih Cepat Menular

12/30/2020, 11:14 WIB Last Updated 2020-12-30T04:14:47Z
masukkan script iklan disini



Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. /Instagram.com/@budigsadikin.

FOKUS HUKUM
- Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan berdasarkan pendapat para ahli varian baru virus Corona (Covid-19) lebih mudah menular. 


Namun, mutasi strain baru ini belum terbukti lebih ganas.


"Virus ini memang terbukti lebih mudah menular, (tetapi) virus ini, mutasi ini tidak terbukti lebih parah atau lebih fatal," ujar Budi dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa 25 Desember 2020.


Budi menjelaskan, varian baru virus Corona ini juga telah terbukti dapat terdeteksi menggunakan alat tes pada umumnya. 


Salah satunya tes swab antigen atau tes PCR.


Namun, Budi tidak dapat memastikan apakah virus Corona jenis baru ini sudah ada di Indonesia atau belum. 


Pasalnya, dibutuhkan pemeriksaan genetis untuk bisa mendeteksi virus yang dinamai N5001Y ini.


"Karena untuk bisa mendeteksi strain virus ini harus dilakukan whole genome sequencing, harus di sequence genetic information dari virus ini," tukasnya.


Diberitakan sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin akan membentuk tim khusus untuk mengantisipasi virus Corona versi mutan yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.


"Kami sudah mendengar ada berita tersebut."


"Yang kami lakukan adalah kami meminta para ahli di Kemenkes untuk mempelajari strain tersebut," jelas Budi dalam jumpa pers yang disiarkan kanal YouTube, Kementerian Kesehatan RI, Jumat 25 Desember 2020 lalu. (pol)


Komentar

Tampilkan

Other Stories