Iklan

Habib Rizieq Belum Pasti Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Ini Alasan FPI

12/01/2020, 13:12 WIB Last Updated 2020-12-01T06:12:39Z
masukkan script iklan disini

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. /Dok. humas.polri.go.id.

FOKUS HUKUM
- Polda Metro Jaya telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait kasus kerumunan dan penghasutan oleh MRS dan menantunya (Hanif Alatas).


Surat tersebut tertuang dengan nomor SP.Sidik/4604/XI/2020 Ditreskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 26 November 2020. Surat tersebut diteken Direskrimun Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Tubagus Ade Hidayat, S.I.K).


Surat tersebut juga telah dikirim ke Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.Dalam surat itu, MRS dijerat Pasal 160 KUHP tentang tindak pidana penghasutan melawan kekuasaan dengan kekerasan, dan Pasal 216 KUHP tentang tindak pidana melanggar kekarantinaan.


Hal tersebut pun dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus). Ia mengatakan penyidik saat ini berada di kediaman HRS.


“Ya benar,” ujarnya.


Surat SPDP merupakan tanda dimulai penyidikan terhadap suatu kasus. Artinya, penyidik telah menemukan unsur pidana dalam kegiatan kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.


Keduanya dijerat Pasal 160 KUHP tentang tindak pidana penghasutan melawan kekuasaan dengan kekerasan, dan Pasal 216 KUHP tentang tindak pidana melanggar kekarantinaan. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories