Iklan

Federasi Sepakbola Asia Tenggara Tunda Perhelatan AFF 2020, Ini Respon PSSI

12/09/2020, 12:03 WIB Last Updated 2020-12-09T05:03:07Z
masukkan script iklan disini

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan. /Instagram.com/@mochamadiriawan84.

FOKUS HUKUM
- Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) akhirnya kembali menunda lebih lama perhelatan AFF 2020. 


Pandemi Covid-19 menjadi alasan AFF mengambil keputusan tersebut.


Pada awalnya, Piala AFF dijadwal ulang menjadi April 2021. Tetapi, seiring situasi yang belum begitu membaik dan banyaknya jadwal internasional, ajang ini kembali ditunda. 


Rencananya AFF edisi kali ini akan digelar 5 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022.


“Padatnya jadwal sepakbola untuk 2021, baik internasional maupun domestik yang telah diselenggarakan sejak 2020, juga menjadikan penyelenggaraan turnamen kami pada Desember 2020 sebagai waktu yang ideal," ujar Presiden AFF Khief Sameth kepada sejumlah media. 


"Mulai 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 akan memberikan kesempatan terbaik untuk turnamen yang digelar dalam format penuh dengan pertandingan kandang dan tandang pada sistem gugur,” sambung Sameth. 


PSSI sendiri merespon positif penundaan ini berkaca pada situasi pendemi saat ini. Ketua Umum PSSI, M Iriawan, mengatakan, selain akan mengikuti keputusan AFF. 


Ia pun berharap situasi ini bisa dimanfaatkan timnas sebaik mungkin dengan melakukan persiapan lebih baik.


“PSSI akan mengikuti keputusan AFF. Tentu ada hal positif dari penundaan ini yakni timnas Indonesia bisa melakukan persiapan lebih panjang," tuturnya. 


"Kami harap untuk pemain-pemain yang nantinya dipanggil timnas Indonesia dan bermain di Piala AFF agar berjuang keras serta memberikan hasil maksimal," lanjutnya. 


"Karena PSSI ingin Timnas Indonesia meraih juara di Piala AFF 2020 yang dihelat akhir tahun 2021 mendatang,” tutupnya. (pol)


Komentar

Tampilkan

Other Stories