Iklan

Carat Daerahnya, Zona Merah Kasus Covid di Jabar Bertambah Menjadi 8 Daerah

12/14/2020, 16:53 WIB Last Updated 2020-12-14T09:53:03Z
masukkan script iklan disini

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. /Instagram.com/@westjavagov_.

FOKUS HUKUM
- Zona merah leveling kasus covid 19 di Jabar bertambah menjadi 8 daerah. 


Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Kang Emil) yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Jabar menyampaikan hal itu dalam jumpa pers usai Rapat Koordinasi Komite di Gedung Sate, Senin 14 Desember 2020.


"Zona merah itu adalah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Garut, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kota Depok, Kabupaten Karawang."


"Kabupaten Bekasi malah turun dari zona Kuning" kata Kang Emil.


Oleh karena itu menurut Kang Emil daerah yang berada di zona merah agar terus memperhatikan potensi negatif yang akan terjadi jika tidak diantisipasi. 


Namun berita baiknya angka-angka persentase yang lain cukup baik.


"Angka kesembuhan masih di angka 82 persen, kematian 1.6 persen okupansi RS 75 persen."


"Kita juga sudah menyiapkan 15 gedung untuk isolasi, ditambah ada pernyataan dari Pak Kasad, Pak Andika bahwa Pusdik-Pusdik akan disumbangkan sebulan ke depan untuk ruang isolasi jika diperlukan" papar Kang Emil.


Menyinggung masalah vaksinasi, berdasarkan survey, sebagain besar masyarakat Jawa Barat sudah mengetahui tentang vaksin covid 19. 


"Jadi sekitar 93 persen masyarakat sudah mengetahui tentang vaksinasi, Saya kira ini sosialisasi baik terimakasih rekan media."


"Kemudian dari hasil survey itu yang tidak bersedia divaksin hanya 9 persen, yang belum memutuskan 43,8 persen dan yang sudah yakin ingin divaksin 47,1 persen" jelasnya.


Sementara itu kebijakan pemerintah pusat sampai saat ini vaksinasi nantinya akan dibagi 2 yaitu masyarakat menengah ke bawah dibiayai pemerintah, yang kelas atas vaksinasi mandiri. (jbr)

Komentar

Tampilkan

Other Stories