Iklan

Begini Respon Satgas Covid-19 Terkait Status Tes Swab Terhadap Habib Rizieq

12/01/2020, 15:09 WIB Last Updated 2020-12-01T08:09:39Z
masukkan script iklan disini

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. /BNPB Indonesia.

FOKUS HUKUM
- Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyesalkan sikap Habib Rizieq Shihab yang menolak melakukan penelusuran kontak. Menurut dia, pihaknya akan mengambil langkah tegas terkait hal ini.


"Pemerintah akan melakukan tindakan tegas bagi siapapun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat," jelas Doni Monardo dalam keterangannya, Minggu, 29 November 20210.


Doni juga meminta Habib Rizieq sebagai tokoh masyarakat untuk kooperatif dan memberikan teladan dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Sebab, testing, tracing, treatment (3T) merupakan langkah untuk mengendalikan penularan Covid-19.


Menurut Doni, 3T merupakan tindakan kemanusiaan dan nondiskriminatif sehingga siapapun wajib mendukungnya. Karena itu, ia meminta seluruh masyarakat untuk kooperatif sehingga upaya penangangan Covid-19 berhasil.


"Dalam situasi penularan Covid-19 yang masih terjadi, setiap warga negara hendaknya menjalankan protokol kesehatan termasuk secara sukarela untuk dites, ditelusuri kontak eratnya serta bersedia menjalani perawatan atau karantina jika positif," tuturnya.


Lebih lanjut Doni mengatakan, empati dan dukungan harus diberikan kepada para tenaga kesehatan maupun relawan yang berjibaku menjalankan penanganan kesehatan.


Dberitakan sebelumnya, Habib Rizieq Syihab meninggalkan Rumah Sakit UMMI Bogor. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) keluar melalui pintu belakang yang diduga sebagai tempat penyimpanan atau gudang obat. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories