Iklan

Polisi Sita Sebanyak 71 Ponsel dari Pelaku Begal Pesepeda

11/10/2020, 15:07 WIB Last Updated 2020-11-10T08:07:26Z
masukkan script iklan disini

Konferensi pers hasil pengembangan kasus begal pesepeda di wilayah DKI Jakarta. (Foto: Instagram @humas.pmj)

Fokushukum.com, Jakarta
– Polda Metro Jaya berhasil menangkap 22 begal pesepeda yang kerap beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.


Dari penangkapan pelaku, polisi menyita sebanyak 71 ponsel yang diduga hasil curian.


Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus) mengatakan, masyarakat yang pernah mejadi korban begal dapat mengambil ponsel di Polda Metro Jaya.


“Kemarin Bapak Kapolda sudah menjanjikan, bagi korban yang dibegal dan diambil ponsel atau barang bukti lain silahkan datang ke Polda Metro Jaya. Kita akan kembalikan,” ungkapnya.


Ia memastikan tidak ada persyaratan khusus bagi korban jika ingin mengambil ponsel yang menjadi barang bukti hasil penangkapan pelaku.

Nantinya, Polisi hanya memeriksa isi ponsel baik nama hingga foto pada galeri untuk memastikan barang itu merupakan milik korban.


Ia menjelaskan, sebanyak 22 begal pesepeda itu ditangkap dari hasil penyelidikan 13 laporan korban yang masuk ke Polda Metro Jaya.


Sebanyak 22 pelaku itu, dua di antaranya yang hendak melakukan begal terhadap anggota Marinir (Kolonel. Pangestu Widiatmoko) saat bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada 26 Oktober 2020.


Adapun tiga pelaku lainnya diberi tindakan tegas dan terukur karena berusaha melakukan perlawanan terhadap polisi saat ditangkap. Mereka pun meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories