Iklan

Jika Florida Jatuh ke Joe Biden Maka Pemilihan Presiden AS Selesai

11/05/2020, 13:50 WIB Last Updated 2020-11-05T06:50:31Z
masukkan script iklan disini

Calon Presiden AS, Joe Biden. (Foto: Instagram @joebiden)

Fokushukum.com, Jakarta
- Hasil penghitungan suara pemilihan presiden Amerika Serikat, yang memperhadapkan Donald Trump dan Joe Biden, menunjukkan persaingan sengit di sejumlah negara bagian kunci.


Donald Trump diproyeksikan menang di Florida dan Texas, namun rivalitas masih berlangsung di negara bagian kunci lainnya, seperti Georgia, Pennsylvania, Wisconsin, Michigan, Arizona, dan North Carolina.


Seorang penasihat Donald Trump mengungkap peran penting wilyah Florida pada hasil penghitungan suara Pilpres ini.


"Jika Florida jatuh ke Biden, maka pertandingan selesai. Namun, jika Florida dimenangi Trump, maka pertarungan masih berlanjut," kata sang penasihat dikutif dari CBS, Rabu (4/11/2020).


Sejauh ini dibeberapa wilayah AS sudah mulai penghitungan suara. Pemenang pilpres boleh jadi belum bisa diketahui dalam beberapa hari mendatang karena masih ada jutaan kertas suara yang masih dihitung.


Sementara Joe Biden dalam pidato di hadapan para pendukungnya di Delaware mengatakan, bahwa Pilpres tahun ini akan berjalan panjang buat dirinya. 


"Tapi siapa tahu kita bisa bertarung mungkin sampai besok pagi, mungkin lebih lama!. Ini belum selesai sampai semua suara, semua kertas suara dihitung," kata ia.


Sejauh ini beberapa negara bagian yang menjadi kantung kekuasaan Demokrat dan Republik telah merampungkan pemungutan suara dan belum ada kejutan berarti.


Kebanyakan negara bagian condong pada salah satu partai, sehingga fokus setiap capres biasanya tertuju pada 12 atau lebih negara bagian yang peluang kemenangannya 50-50. Negara-negara bagian ini dijuluki 'battleground states' atau negara bagian kunci pertarungan. (rad)

Komentar

Tampilkan

Other Stories