Iklan

Polda Metro Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara

10/13/2020, 14:43 WIB Last Updated 2020-10-13T07:43:47Z
masukkan script iklan disini

Buruh dan aspek masyarakat lainnya turun ke jalan- jalan untuk melakukan unjuk rasa menolak Omnibus Law. (Foto : Instagram @jakartabersuara)

Fokushukum.com, Jakarta
– Hari ini, Buruh dan aspek masyarakat lainnya turun ke jalan- jalan untuk melakukan unjuk rasa menolak Omnibus Law.


Menyikapi hal tersebut, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan antisipasi lalu lintas demi membuat situasi Ibukota tetap kondusif.


Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.


Ini dilakukan demi mengantisipasi kemacetan terkait rencana aksi mahasiswa BEM SI di depan Istana Negara yang akan dilangsungkan hari ini.


Selain untuk mengantisipasi kemacetan, polisi melakukan hal ini demi mencegah adanya kemungkinan aksi massa berlangsung dengan kerusuhan.


Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P) mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personel untuk pengaturan lalu lintas.


Personel ditempatkan di titik – titik rawan kemacetan hingga lokasi aksi.


Selain melakukan rekayasa lalu lintas, Polda Metro Jaya mengerahkan 9.000 personel gabungan TNI – Polri untuk mengamankan aksi unjuk rasa.


Tidak hanya di depan istana, personel TNI – Polri juga disiagakan di depan Gedung DPR RI dan juga kawasan industri yang pekerjanya melakukan mogok kerja. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories