Iklan

Polda Metro Jaya Berharap Massa Aksi Dapat Dibubarkan Kamis Malam

10/09/2020, 15:36 WIB Last Updated 2020-10-09T08:36:24Z
masukkan script iklan disini

Unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. (Foto : Instagram @desrezaarief)

Fokushukum.com, Jakarta
- Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P) berharap aksi massa penolak Undang – Undang Cipta Kerja bisa dibubarkan pada Kamis malam sebelum pergantian hari.


“Semoga bisa dibubarkan sebelum pergantian hari,” katanya.


Hingga sekitar pukul 21.30 WIB, di beberapa titik di ibu kota, massa perusuh masih bertahan. Aparat keamanan terus berupaya membubarkan massa.


Sebelumnya, Menteri Kordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P) dalam konferensi persnya menegaskan sikap pemerintah yang menghormati kebebasan berpendapat sepanjang dilakukan secara damai.


Pemerintah menyayangkan adanya tindakan anarkis yang dilakukan massa di tempat – tempat tertentu.


Ia menegaskan pemerintah akan bersikap tegas dan melakukan proses hukum kepada seluruh aktor yang menunggangi aksi anarkis yang sudah berbentuk tindakan kriminal tersebut.


Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta (H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D) pada Kamis malam sempat menemui para pengunjuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja di kawasan Bundaran HI.


Dalam kesempatan itu, ia mengatakan setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya namun dia mengingatkan agar keadilan yang ingin disuarakan itu disampaikan dengan tertib.


“Hak untuk menyampaikan aspirasi di Jakarta dan daerah lainnya di Indonesia tidak hilang karena Indonesia memang negeri merdeka. Karenanya, apa yang akan menjadi aspirasi harus disampaikan secara tertib,” ujar Gubernur DKI Jakarta. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories