Iklan

Kapitra Ampera Sebut HRS Belum akan Pulang dalam Waktu Dekat Ini

10/19/2020, 16:20 WIB Last Updated 2020-10-19T09:20:52Z
masukkan script iklan disini

Habib Rizieq Shihab. (Foto : batamxinwen.com)

Fokushukum.com, Jakarta
- Ketua Umum Tim Advokasi Pembela Agama dan Negara (TAPA) DR Kapitra Ampera SH MH menepis dua isu yang menyangkut Habib Riziek Shihab (HRS) yang beredar luas di media.


Kedua isu itu adalah menyangkut kepulangan HRS dalam waktu dekat ini, dan rencana aksi yang di medsos disebut akan memimpin langsung revolusi.


"Menurut saya HRS belum akan pulang dalam waktu dekat, kemudian soal isu pulang akan memimpin revolusi itu juga tidak mungkin," kata Kapitra Ampera di Jakarta, Senin (19/10/2020).


Kapitra  yang mantan pengacara HRS itu menyebut, jika segera pulang memimpin revolusi justru yang merugi adalah HRS sendiri, jadi dua hal itu tidak akan terjadi..


"Lagi pula, belum pernah sejarahnya  di Indonesia, pemborontak yang menang, semua habis. Mereka akan berhadapan dengan angkatan perang negara yang memiliki mesin perang," katanya.


Beda Emosional dengan Dulu


Kapitra juga menjelaskan, situasi emosional umat berbeda dengan stuasi kesolidan umat Islam berbeda waktu menyikapi kasus Ahok


"Umat islam sekarang melihat permasalahan tidak lagi didasari emosional keagaman tetapi pada realitas kehidupan," katanya.


Jadi, kata Kapitra, kalau HRS pulang memimpin revolusi maka penolakan itu muncul dari umat Islam sendiri, apalagi ormas terbesar itu ada pada NU dan Muhammadiyah.


"Wapres kita kan dari NU, rakyat bersama umat tentu akan menyuarakan kedamaian dan kerukunan bangsa bukan perpecahan atau revolusi," katanya. (tim)

Komentar

Tampilkan

Other Stories