Iklan

1.192 Pendemo Diamankan, 64 Persen Pelajar Jakarta dan Daerah

10/13/2020, 16:53 WIB Last Updated 2020-10-13T09:53:05Z
masukkan script iklan disini

Unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. (Foto : Instagram @fiikrii)

Fokushukum.com, Jakarta
– Polda Metro Jaya menangkap 1.192 orang pada kerusuhan saat demonstrasi omnibus law di Jakarta pada Kamis (08/10/2020) lalu.


Kapolda Metro Jaya (Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M) mengatakan, 64 persen dari jumlah orang yang ditangkap itu merupakan pelajar dari berbagai daerah.


“Ada 64 persen kami amankan pelajar dari berbagai daerah seperti Jakarta, Tangerang, Subang, Karawang, Bogor hingga Indramayu,” kata Kapolda Metro Jaya.


Ia menjelaskan, dari 1.192 orang yang ditangkap, sebanyak 54 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari 54 orang tersebut, 28 orang ditahan karena terbukti berbuat pelanggaran hukum saat terjadi kericuhan.


“Sebanyak 54 orang ditetapkan sebagai tersangka, 28 di antaranya dilakukan penahanan. Sementara pelajar tersebut sudah dipulangkan dengan syarat orang tua datang dan membuat pernyataan,” sambungnya.


Ia pun mengimbau kepada Dinas Pendidikan hingga orang tua untuk selalu melakukan pengawasan terhadap murid – murid dan anaknya agar tidak mengikuti aksi ujuk rasa.


Ia khawatir, anak – anak tersebut dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk terlibat kerusuhan.


Aksi unjuk rasa omnibus law di beberapa lokasi baik di Jakarta, Bekasi dan Tangerang pada Kamis lalu. Unjuk rasa tersebut berujung ricuh. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories