Iklan

Pelaku Parekraf Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

9/14/2020, 15:42 WIB Last Updated 2020-09-14T09:04:50Z
masukkan script iklan disini

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio. (Foto : Instagram @wishnutama)

Fokushukum.com, Jakarta
- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio, berharap sektor dan pelaku usaha Parekraf bisa menerapkan protokol kesehatan yang ketat, agar tetap bisa produktif saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat dari pandemi Covid-19 yang masih tinggi.


Dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik, Minggu (13/9/2020), Menparekraf menekankan pihaknya tetap berusaha maksimal agar sektor Parekraf tetap mendapat ruang produktif saat PSBB.


Menurut Wishnutama Kusubandio, pihaknya sangat memahami kebijakan pemberlakuan PSBB seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, meski hal tersebut berdampak besar bagi sektor Parekraf, "Tapi keputusan ini tentu dalam upaya pengendalian terhadap penyebaran virus Covid-19," ujarnya.


Ia mengatakan, pemberlakuan PSBB tentu akan memiliki dampak yang besar, termasuk terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terlebih saat ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pelan-pelan sedang berupaya untuk bangkit.


Untuk itu ia meminta pihak terkait termasuk pemerintah daerah agar tetap memberikan ruang bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk produktif.


"Saya berharap sektor dan pelaku usaha di bidang Pariwisata dan Ekraf yang selama ini telah berupaya melaksanakan protokol kesehatan dengan baik agar tetap diberikan ‘ruang’ untuk tetap melakukan usahanya, karena sektor pariwisata dan ekraf ini adalah yg paling terpuruk karena dampak pandemi ini, terutama bagi mereka yang sebelumnya telah benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan baik," harap Menparekraf.


Namun ia menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dari masyarakat dan seluruh pihak dalam penerapan protokol kesehatan agar PSBB segera selesai dan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif benar-benar bangkit.


Pihaknya menegaskan akan terus mendorong penerapan protokol kesehatan sekaligus menyiapkan dan mendampingi para pelaku parekraf untuk bangkit pascapandemi.


Termasuk penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE, serta terus mengkampanyekan Indonesia Care untuk mengimplementasikan protokol kesehatan sekaligus verifikasi guna menghadirkan destinasi yang bersih, sehat, aman, dan lingkungan yang lestari. 


"Kemenparekraf akan terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan industri akan terus menyiapkan program yang akan memudahkan industri dan pelaku bertahan dan bangkit dari situasi pandemi," tutur Wishnutama. (inf)

Komentar

Tampilkan

Other Stories