Iklan

Erick Thohir-Nahdlatul Ulama Dorong Percepat Pemulihan Ekonomi

9/05/2020, 21:43 WIB Last Updated 2020-09-05T14:43:11Z
masukkan script iklan disini

Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Koordinasi Hubungan Kerja Sama Kementerian BUMN dan Nahdlatul Ulama. (Foto : Instagram @kementerianbumn)

Fokushukum.com, Jakarta
- Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Umum PBNU, Saiq Aqil Siradj berkolaborasi dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Koordinasi Hubungan Kerja Sama Kementerian BUMN dan Nahdlatul Ulama (NU).


Erick Thohir mengatakan, akselerasi pemulihan ekonomi nasional memerlukan dukungan kekuatan pentahelix, yaitu kekuatan pemerintah, kekuatan komunitas/masyarakat, kekuatan para akademisi, kekuatan dunia usaha, dan kekuatan media.


“Saya harap, Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) dapat memberikan warna dalam dunia perdagangan, perekonomian, dan profesionalisme dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional yang langsung dapat berdampak kebaikan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (4/9/2020).


Menurut Erick, PBNU saat ini sudah memenuhi empat dari lima kekuatan pentahelix tersebut, yaitu komunitas, akademisi, dan dunia usaha melalui Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N-PBNU).


Menteri BUMN, Erick Thohir dan Ketua Umum PBNU, Saiq Aqil Siradj menandatangani MoU tentang Koordinasi Hubungan Kerja Sama Kementerian BUMN dan Nahdlatul Ulama yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta pada Jumat (4/9/2020).


Melalui MoU kali ini, Kementerian BUMN dan PBNU berencana mengolaborasikan beberapa program yang meliputi pemberdayaan Sumber Daya Manusia, optimalisasi peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam hal pengadaan barang dan jasa BUMN yang dapat dilakukan melalui platform digital PaDi UMKM dan dukungan pelaksanaan program pembinaan masyarakat sekitar yang berkaitan dengan program tanggung jawab sosial dan lingkungan.


Menteri BUMN menekankan pentingnya partisipasi PBNU dalam implementasi program-program tersebut.


“Partisipasi NU sangat penting dalam mengimplementasikan program percepatan pemulihan ekonomi sehingga jika proyek UMKM bebrasis digital berhasil maka kerja sama dalam program lain bisa dilanjutkan,” kata Erick. (ant)

Komentar

Tampilkan

Other Stories