Iklan

PT KCI Tutup Akses Masuk Stasiun Tanah Abang di Sisi Selatan

8/12/2020, 16:37 WIB Last Updated 2020-08-12T09:37:15Z
masukkan script iklan disini

 

PT Kereta Commuter Indonesia. (Foto : Instagram @commuterline)

Fokushukum.com, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengambil langkah tegas dengan menutup sementara akses pintu masuk dan keluar di sisi selatan stasiun yang menuju JPM Pasar Tanah Abang. Adapun penutupan tersebut berlangsung mulai Selasa (11/8/2020) pukul 14.00 WIB setiap hari kerja.


VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba menceritakan, penutupan salah satu akses pintu masuk dan keluar Stasiun Tanah Abang tersebut ditengarai akibat ketidak tertiban calon pengguna KRL pada Senin (10/8/3020).


“Calon penumpang yang akan masuk Stasiun Tanah Abang dari Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) pada Senin (10/8/2020) sore kembali tidak dapat mengantre dengan tertib saat ada penyekatan untuk memasuki stasiun. PT KCI sangat menyesalkan kejadiaan ini karena para pengguna kembali tidak tertib dan tidak sadar untuk menjaga jarak. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi di waktu yang sama dari pintu masuk arah kawasan integrasi antarmoda di sisi utara Stasiun Tanah Abang dimana pengguna dapat antre dengan tertib dan tetap menjaga jarak,” urai Anne, Selasa (11/8/2020).


Lebih lanjut Anne menjelaskan, hingga pukul 19:00 WIB Senin (10/8/2020) malam juga tidak ada peningkatan jumlah pengguna di Stasiun Tanah Abang. Jumlah pengguna KRL yang hendak naik dari Stasiun Tanah Abang justru turun jika dibandingkan Senin 3 Agustus lalu saat situasi kondusif sepenuhnya. Hingga pukul 7 malam, jumlah pengguna yang masuk dari Stasiun Tanah Abang berjumlah 21.139 pengguna, atau turun 7 persen dibanding Senin pekan lalu. Hingga pukul 7 malam pada Senin lalu, tercatat 22.595 pengguna yang hendak naik KRL dari Stasiun Tanah Abang.

 

“Selama penutupan akses pintu keluar-masuk ini, calon pengguna KRL yang akan masuk dan keluar stasiun hanya dapat melalui hall sisi utara Stasiun Tanah Abang. Para calon pengguna juga diharuskan mematuhi protokol kesehatan yang harus dijalani saat akan naik KRL. Penyekatan antrean akan tetap dijalankan bila kondisi peron dan area stasiun sudah cukup padat untuk memungkinkan physical distancing di dalam kereta, sebagaimana yang selama ini sudah berjalan tertib di area integrase antarmoda menuju masuk Hall Utara Stasiun Tanah Abang,” kata Anne.


Anne juga mengemukakan bahwa penyekatan dan antrean calon penguna KRL di beberapa stasiun padat lainnya sudah berjalan tertib selama tiga bulan terakhir ini. “Pada pagi hari penyekatan dan antrean calon pengguna KRL di sejumlah stasiun antara lain Bogor, Cilebut, Bojonggede, Citayam, dan Bekasi, berjalan dengan tertib. Begitu juga pada sore hari di Stasiun Jakarta Kota, Juanda, Sudirman dan Tebet, para calon pengguna KRL dengan tertib mengantre untuk masuk stasiun dan KRL.”


PT KCI mengimbau kepada pengguna jasa untuk tetap tertib saat akan masuk ke stasiun dan di dalam KRL, mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan seperti pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk stasiun dan naik KRL, menggunakan masker, menjaga jarak antar pengguna baik di area stasiun maupun di dalam KRL, serta mengikuti marka dan arahan dari petugas di lapangan demi kesehatan bersama. (inf)

Komentar

Tampilkan

Other Stories