Iklan

PT KAI Daop 2 Tambah Lagi Perjalanan Kereta Api Bulan Agustus Ini

8/04/2020, 14:52 WIB Last Updated 2020-08-04T07:52:32Z
masukkan script iklan disini
Kereta Api Jarak Jauh yang kembali dioperasikan pada Bulan Agustus oleh KAI PT KAI. (Foto : Instagram @kai121_)
Fokushukum.com, Bandung – PT KAI Daop 2 kembali mengoperasikan KA Jarak Jauh secara bertahap untuk melayani masyarakat. Pengoperasian kembali perjalanan KA reguler ini sebagai komitmen KAI untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian ke luar kota menggunakan kereta api.

Terdapat 4 Kereta Api Jarak Jauh yang kembali dioperasikan pada Bulan Agustus oleh KAI setelah sebelumnya dihentikan sementara operasionalnya. KA tersebut diantaranya:

KA 47A Argo Parahyangan relasi Bandung – Gambir jadwal keberangkatan pukul 18.20 WIB berjalan tanggal 2, 9, 17, 23 dan 30 Agustus 2020
KA 37A Argo Parahyangan relasi Bandung – Gambir jadwal keberangkatan pukul 05.25 WIB berjalan setiap hari mulai tanggal 3 Agustus sampai 31 Agustus 2020
KA 130 Harina relasi Bandung – Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi jadwal keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 21.40 WIB berjalan tanggal 7, 14, 21, dan 28 Agustus 2020
KA 296C Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng jadwal keberangkatan dari Stasiun Kiaracondong pukul 10.15 WIB berjalan tanggal 7, 8, 9, 14, 15, 16, 21, 22, 23, 28, 29, dan 30 Agustus 2020
“Di bulan Agustus 2020, ada beberapa perjalanan tambahan untuk KA Jarak Jauh di Daop 2. Kereta-kereta tersebut adalah dua perjalanan KA Argo Parahyangan tujuan Jakarta, satu KA Harina tujuan Surabaya Pasarturi melalui Cirebon dan Semarang dan satu perjalanan KA Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng,” ujar Noxy.
Sehingga total perjalalan KA Jarak Jauh di Daop 2 pada bulan Agustus menjadi 9 perjalanan. Setelah sebelumnya PT KAI Daop 2 telah mengoperasikan KA Turangga (Bandung-Surabaya Gubeng), KA Turangga (Bandung-Gambir), KA Serayu Pagi (Pasar Senen – Kiaracondong – Purwokerto), KA Serayu Pagi (Purwokerto-Kiaracondong-Pasar Senen), dan KA Kahuripan (Kiaracondong-Blitar).
“Kereta Api tersebut kami jalankan kembali setelah melihat minat masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi kereta api,” ujar Noxy.

Protokol Kesehatan dan Rapid Test
Layanan Rapid Test di stasiun hasil kerja sama KAI dan Rajawali Nusindo sangat diminati oleh calon pelanggan. Terbukti sampai dengan 2 Agustus, terdapat 612 calon pelanggan yang menggunakan layanan rapid test di Stasiun Bandung.

Meski terjadi peningkatan perjalanan kereta api, KAI tetap berkomitmen menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan aman, selamat, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan.

Pelanggan yang naik kereta api diharuskan memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak napas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

Khusus untuk pelanggan KA Jarak Jauh diminta untuk menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test , mengenakan face shield selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Bagi pelanggan dewasa, face shield akan disediakan KAI. Sedangkan pelanggan dengan usia dibawah 3 tahun (infant) agar membawa face shield pribadi. Serta mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Tiket dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan secara online melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, dan mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya. Sedangkan loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.
Untuk informasi lebih lanjut tentang perjalanan KA di bulan Agustus, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, email cs@kai.id, dan sosial media KAI 121.

“Penambahan kereta api di bulan Agustus ini kami harap dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tutup Noxy. (*/tim)
Komentar

Tampilkan

Other Stories