Iklan

Mendagri Sindir Wali Kota Depok Soal Pemakaian Masker N95

8/14/2020, 08:29 WIB Last Updated 2020-08-14T01:29:21Z
masukkan script iklan disini

 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto : Instagram @titokarnavianfans)

Fokushukum.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyindir Wali Kota Depok Mohammad Idris yang menggunakan masker N95. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran gerakan pembagian 2 juta masker di Depok.


Tito mengatakan, sebaiknya masker N95 seperti yang digunakan Wali Kota tak dipakai warga biasa. Sebab, masker jenis itu diperuntukkan khusus bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

 

“Masker ini macam-macam, masker yang dipakai Pak Wali itu N95, fine itu terbaik,” ujar Tito saat memberi sambutan di Aula Kecamatan Depok, Kamis (13/8/2020).

 

“Tapi (menurut) saran beberapa ahli, karena jumlahnya terbatas, sebaiknya digunakan untuk tenaga medis yang berhadapan langsung dengan yang positif (Covid-19),” sambungnya.


Menurut Tito, alasan masker N95 diperuntukkan bagi tenaga medis karena dapat menyaring 95 persen partikel dalam pernapasan. Karenanya, disarankan agar masyarakat umum menggunakan masker jenis lain.


Selain menyinggung masker N95, Tito juga menunjuk masker operasi (surgical mask) yang dipakai Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik. Ia menyebut masker tersebut juga punya kelemahan, karena hanya bisa sekali pakai.


“Itu menahan 40-60 persen partikel yang masuk, sehingga kita kampanyekan masker kain,” tukasnya. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories