Iklan

Kasus Djoko Tjandra, Polisi Juga akan Periksa Oknum Imigrasi

8/18/2020, 10:23 WIB Last Updated 2020-08-18T03:23:15Z
masukkan script iklan disini

 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. (Foto : humas.polri.go.id)

Fokushukum.com, Jakarta – Pengungkapan skandal buronan hak tagih Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra terus berlanjut meski sudah menjerat oknum kepolisian dan kejaksaan.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, Polri akan memeriksa oknum yang merupakan petinggi Imigrasi yang diduga terlibat pelarian Djoko Tjandra. 


Diketahui, Indonesia Corruption Watch (ICW) pada Sabtu (15/8/2020) pekan lalu, mendesak Polri juga memeriksa oknum atau petinggi Imigrasi yang terlibat dalam penghapusan data red notice Djoko Tjandra di Imigrasi.


“Dalam konteks ini, penting untuk dicatat bahwa Dirjen Imigrasi, Jhony Ginting, sebelumnya adalah seorang Jaksa, tentu yang bersangkutan mestinya mengetahui bahwa Djoko Tjandra merupakan buronan Kejaksaan yang belum tertangkap,” kata Peneliti, ICW Kurnia Ramadhana. 


Pekan lalu, Bareskrim Polri menetapkan empat tersangka dalam kasus penghapusan red notice, yaitu Brigjen Prasetijo Utomo, Irjen Napoleon Bonaparte, Djoko Tjandra, dan rekan bisnis Djoko, Tommy Sumardi. Kedua perwira Polri itu diduga menerima dana sekira 20 ribu dolar Amerika dari Djoko dan Tommy. 


Dan Kejaksaan Agung pun telah menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka atas Kkasus pertemuan dengan Djoko Tjandra di Malaysia yang diperantarai oleh pengacara Anita Kolopaking. (rad)


Komentar

Tampilkan

Other Stories