Iklan

Hanya dalam 2 Pekan, Ada 4.894 Pelanggaran Aturan Ganjil Genap

8/25/2020, 11:50 WIB Last Updated 2020-08-25T04:50:02Z
masukkan script iklan disini

Sosialisasi ganjil genap, pengendara akan ditindak berupa tilang atau denda sesuai pasal berlaku. (Foto : humas.polri.go.id)

Fokushukum.com, Jakarta - Selama 2 hari penerapan ganjil genap di DKI Jakarta, Polda Metro Jaya menilang sebanyak 4.894 kendaraan.


“Gage sampai Minggu kedua tanggal 21 Agustus itu sudah diangka 4.894 pelanggaran,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2020).


Penilangan dilakukan secara manual dan elektronik dengan kamera E-TLE.


“Pelanggaran terdiri dari tilang manualnya itu 2.466 dan tilang elektronik 2.428,” ungkap Sambodo.


Penerapan ganjil-genap di DKI Jakarta dilaksanakan Senin-Jumat mulai pukul 06.00-10.00 dan 16.00-21.00 WIB kecuali hari libur nasional. Ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap, yaitu:


1. Jalan Medan Merdeka Barat


2. Jalan MH Thamrin


3. Jalan Jenderal Sudirman


4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto


5. Jalan Gatot Subroto


6. Jalan MT Haryono


7. Jalan HR Rasuna Said


8. Jalan DI Panjaitan


9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan


10. Jalan Pintu Besar Selatan


11. Jalan Gajah Mada


12. Jalan Hayam Wuruk


13. Jalan Majapahit


14. Jalan Sisingamangaraja


15. Jalan Panglima Polim


16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang


17. Jalan Suryopranoto


18. Jalan Balikpapan


19. Jalan Kyai Caringin


20. Jalan Tomang Raya


21. Jalan Pramuka


22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro


23. Jalan Kramat Raya


24. Jalan Stasiun Senen


25. Jalan Gunung Sahari. (pol)

Komentar

Tampilkan

Other Stories