Iklan

Bukan Gibran, Jokowi Minta Adik Iparnya yang Mundur Bursa Pilkada

7/27/2020, 11:11 WIB Last Updated 2020-07-27T04:11:09Z
masukkan script iklan disini
Calon bupati Gunungkidul, Wahyu Purwanto. (Foto : Instagram @wahyupurwanto.gk)
Fokushukum.com, Gunungkidul – Kandidat calon bupati Gunungkidul, Wahyu Purwanto mundur dari bursa pencalonan.

Adik Ipar Presiden Joko Widodo diminta mundur oleh Jokowi sendiri.

“Saya diminta oleh beliau Pak Jokowi dan Pak Surya Paloh untuk fokus saja di kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkap Wahyu Purwanto, Minggu (26/7/2020).

Bersama Nasdem, Mantan Rektor Universitas Gunungkidul ini sudah melakukan berbagai kegiatan sosial di 144 desa.

Berbagai progam seperti pengembangan pertanian, perikanan dan seni budaya terus digencarkan.

Wahyu mengaku, kegiatan tersebut tidak akan dihentikan, namun akan terus dilakukan terlebih masih ada beberapa program belum dipenuhi.

“Selama satu tahun saya keliling Gunungkidul, mulai dari tingkat Kapanewon hingga tingkat RT. Bidang sosial ini terus kami lakukan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Menarik, karena kegiatan tersebut juga dihadiri Sunaryanto, Bakal Calon Bupati yang juga ikut penjaringan melalui Nasdem. Sunaryanto diketahui mendapat rangking ke dua dalam penjaringan setelah Wahyu Purwanto.

Ketua DPW Nasdem DIY Subardi mengungkapkan, setelah mundurnya Wahyu Purwanto pihaknya terus melakukan proses untuk mengajukan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati. Salah satu yang diusulkan adalah Sunaryanto.

“Ada 10 orang yang mendaftar melalui nasdem. Kita masih proses hingga nanti rekomendasi akan turun dan menunjuk salah satu calon,” paparnya.

Politisi yang juga anggota Komisi IV DPRRI ini pun mengaku Partai Nasdem siap berkoalisi dengan partai lain. “Siap berkoalisi dengan partai manapun, Nasdem tidak haus kekuasaan,” katanya. Demikian, seperti dikutip rri.co.id (*/rad)
Komentar

Tampilkan

Other Stories