Iklan

Terintegrasi, Gojek Jadi Bagian Stasiun Terpadu dengan Pemerintah

6/18/2020, 11:38 WIB Last Updated 2020-06-18T04:39:58Z
masukkan script iklan disini
Gojek juga memerhatikan aspek kesehatan di titik jemput GoRide Instan. (Foto : Instagram @lifeatgojek)


Fokushukum.com, Jakarta - Memudahkan masyarakat menggunakan transportasi umum, Gojek yang merupakan layanan jasa berbasis aplikasi mulai Rabu (17/6/2020) semakin terintegrasi dengan empat stasiun terpadu di DKI Jakarta.

Hal ini sebagai bagian dari kolaborasi strategis dan jangka panjang bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian BUMN RI dan Kementerian Perhubungan RI, Gojek telah menjadi penghubung awal dan akhir perjalanan (first-mile-last-mile) di transportasi umum.

Bentuk integrasi ini adalah hadirnya layanan GoRide Instan di Stasiun Juanda, Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, dan segera menyusul di Stasiun Pasar Senen.

Sebelumnya, GoRide Instan juga telah hadir di puluhan stasiun serta pusat-pusat transportasi umum lainnya, tersebar di seluruh Indonesia. Integrasi dengan transportasi umum tersebut dipercaya akan membantu meningkatkan jumlah penumpang transportasi umum.

Pada layanan GoRide Instan, pelanggan bisa mendapatkan layanan GoRide langsung di saat memesan karena terhubung dengan mitra driver melalui kode khusus. Kehadiran layanan GoRide Instan, terbukti mengurai kemacetan di titik-titik jemput yang ramai di sekitar stasiun.

Kevin Aluwi Co-CEO Gojek Group menjelaskan bahwa inovasi dan kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan Gojek terhadap upaya Pemerintah dalam menghadirkan layanan transportasi umum yang terintegrasi. Apalagi, berdasarkan data internal, satu dari dua pengguna aplikasi Gojek sudah pernah menggunakan layanan Gojek untuk menjangkau transportasi umum.

"Gojek berkomitmen mendukung upaya Pemerintah menyediakan fasilitas transportasi terintegrasi yang tetap mengutamakan keamanan. Fitur GoRide Instan merupakan langkah nyata Gojek dalam berkolaborasi secara strategis dan jangka panjang untuk mendukung Program Penataan Kawasan Stasiun dengan menata penumpang dan mitra roda dua pada empat stasiun tersebut. Bahkan, berdasarkan data internal Gojek, GoRide Instan yang beroperasi di banyak pusat transportasi massal mengurangi waktu tunggu pengguna hingga 40 persen saat memesan layanan Gojek," ujarnya.

Kevin melanjutkan, Gojek juga memerhatikan aspek kesehatan di titik jemput GoRide Instan. Di mana titik tersebut menjadi Titik Pencegahan Covid-19 sebagai salah satu bentuk peningkatan standar keamanan dan kesehatan di layanan transportasi Gojek. Di sini, terdapat pengukuran suhu tubuh bagi pelanggan dan mitra driver; pengelolaan antrian dengan prinsip physical distancing; penyediaan hand sanitizer dan hairnet; serta distribusi masker gratis untuk pengguna yang belum membawanya. Gojek adalah aplikasi on-demand pertama yang memiliki layanan kesehatan ini untuk konsumen.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengapresiasi dukungan Gojek dalam menyiapkan layanan transportasi yang aman dan terintegrasi.

"Saya mengapresiasi rangkaian inisiatif yang telah Gojek lakukan untuk memfasilitasi masyarakat beradaptasi dengan kebiasaan baru. Hadirnya GoRide Instan di empat Stasiun Terpadu dapat meningkatkan pengalaman bermobilitas dengan nyaman karena dapat mengurangi waktu tunggu masyarakat untuk mendapatkan pengemudi serta mengurai kemacetan yang disebabkan oleh penumpukan kendaraan."

Syafrin menambahkan, upaya Gojek dalam meningkatkan titik jemput GoRide Instan menjadi Titik Pencegahan Covid-19, serta rangkaian inovasi lainnya di layanan transportasi, memberikan standar tertinggi dalam industri yang menjadi kunci keberhasilan melewati masa transisi menuju masyarakat yang sehat, aman, dan produktif.

Lebih lanjut Kevin menjelaskan, rangkaian inovasi dan inisiatif yang Gojek hadirkan, termasuk lewat kolaborasi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, merupakan bagian dari keseluruhan upaya Gojek dalam mendukung masyarakat untuk bisa berkegiatan secara produktif, dengan pola dan aktivitas yang aman sesuai kondisi saat ini.

Sebagai moda first-mile-last-mile utama pilihan masyarakat, Gojek juga siap bekerja sama lebih lanjut dan ambil bagian dalam proses revitalisasi 72 stasiun di DKI Jakarta.

Disamping itu, Gojek menerapkan standar layanan tertinggi pada layanan transportasi yang memprioritaskan keamanan, kesehatan, dan kebersihan seluruh pengguna serta mitra saat beraktivitas, tanpa dikenakan biaya tambahan.

Sebagai referensi berikut rangkaian inovasi dan inisiatif Gojek :

1. Mengoperasikan puluhan Titik Pencegahan Covid-19, termasuk di empat Stasiun Terpadu Pemprov DKI Jakarta. Di tempat ini terdapat empat jenis layanan yaitu pengukuran suhu tubuh bagi pelanggan dan mitra driver; pengelolaan antrian dengan prinsip physical distancing; penyediaan hand sanitizer dan hairnet; dan distribusi masker untuk perjalanan bagi pengguna yang belum membawanya. Selain di empat Stasiun Terpadu, Titik Pencegahan Covid-19 hadir di puluhan lokasi strategis, termasuk simpul transportasi massal seperti stasiun.

2. Menampilkan status suhu tubuh dan kebersihan kendaraan di aplikasi. Gojek adalah aplikasi on-demand pertama di Indonesia yang menyediakan fitur keamanan ini. Pengguna dapat mengetahui suhu tubuh dan kebersihan kendaraan mitra driver melalui aplikasi saat memesan layanan transportasi GoRide dan GoCar; layanan logistik; dan pesan-antar makanan GoFood.

3. Mengoperasikan 130 Posko Aman Gojek di 16 kota besar. Pengoperasian 130 Posko Aman Gojek di 16 kota besar yang rutin memberikan layanan cek suhu tubuh, disinfeksi kendaraan, dan distribusi paket kesehatan (masker dan hand sanitizer) bagi ratusan ribu mitra driver tiap minggunya. Gojek adalah aplikasi on-demand dengan jumlah posko aman terbanyak di Indonesia.

4. Menerapkan kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri. Gojek mewajibkan penumpang dan mitra driver menggunakan masker selama perjalanan. Apabila ada salah satu pihak yang tidak menggunakan masker, baik mitra driver dan penumpang berhak membatalkan pemesanan dan membuat laporan di aplikasi.

5. Menggunakan sekat pelindung. Penggunaan sekat pelindung yang berfungsi meminimalisasi penyebaran virus melalui droplet, telah diimplementasikan secara bertahap kepada belasan ribu armada roda-empat GoCar di 16 kota operasional utama. Fasilitas yang sama tengah diuji coba pada armada roda-dua GoRide. (pub)
Komentar

Tampilkan

Other Stories