Iklan

Ruben Onsu Tak Berhak Atas Merek Dagang Ayam Geprek, Bensu

6/15/2020, 11:14 WIB Last Updated 2020-06-15T04:14:53Z
masukkan script iklan disini
Presenter dan pemilik Geprek Bensu, Ruben Onsu. (Foto : Instagram @ruben_onsu)

Fokushukum.com, Jakarta - Ruben Onsu tidak berhak atas merek dagang ayam geprek bernama Bensu.

Majelis Hakim Kasasi Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan presenter kondang ini, terhadap Benny Sujono, pemilik merek dagang I am Geprek Bensu. Komedian sekaligus pengusaha ini, menganggap nama tersebut serupa dengan miliknya sehingga memperkarakannya ke pengadilan. Sayangnya, di tingkat MA, suami artis Sarwendah itu, kalah lagi.

Putusan hakim kasasi itu berlangsung 20 Mei 2020. Intinya, MA menolak pengajuan kasasi Ruben Onsu atas putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Dalam sidang putusan di PN Jakarta Pusat, 13 Januari 2020, majelis hakim memutuskan menolak gugatan perkara. Dengan demikian, merek Bensu dinyatakan sebagai milik PT Ayam Geprek Benny Sujono yang usaha kulinernya bermerek “I Am Geprek Bensu Sedep Bener/Beneerrr”.

Dalam putusan MA yang dikutip dari situs resmi MA, Jumat (12/6/2020), Majelis Hakim Mahkamah Agung merilis putusan untuk membatalkan segala merek dagang atas nama Bensu yang diklaim Ruben Onsu. “Dalam pokok perkara: Menolak Gugatan Penggugat Ruben Samuel Onsu untuk seluruhnya.”

Mahkamah Agung juga menetapkan merek dagang Benny Sujono sebagai pemilik sah atas nama Bensu yang disengketakan Ruben Onsu dengannya.

“Menyatakan penggugat rekonpensi adalah pemilik dan pemakai pertama yang sah atas: Merek “I AM GEPREK BENSU SEDEP BENEERRR + LUKISAN”, nomor pendaftaran IDM000643531, Kelas 43, tanggal pendaftaran 24 Mei 2019, nama pemilik PT AYAM GEPREK BENNY SUJONO.”

Atas putusan tersebut, MA memerintahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membatalkan merek-merek atas nama Ruben Onsu. Antara lain, Geprek Bensu+lukisan, I am Geprek Bensu + logo, Geprek Bensu+ logo, Bensu, serta Geprek Bensu Real By Ruben Onsu. “Mencoret pendaftaran merek-merek tersebut dari Indonesia Daftar Merek, dengan segala akibat hukumnya.”

Kasus perebutan merek dagang Bensu antara Ruben Onsu dan Benny Sujono telah terjadi selama 2 tahun. Ruben mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat, tetapi majelis hakim dalam vonisnya, menolak gugatan Ruben Onsu itu. Di tingkat kasasi, MA, hakim memperkuat putusan sebelumnya, dengan secara resmi menolak kasasi ayah tiga anak ini.

Ruben Onsu mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri pada tanggal 22 Agustus 2019 dalam Register Nomor 57/Pdt.Sus-HKI/Merek/2019/PN Niaga Jkt.Pst. Ruben Onsu menggugat PT Ayam Geprek Benny Sujono dan Pemerintah Republik Indonesia, yaitu Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, serta Direktorat Merek dan Indikasi Geografis.

Dalam gugatannya, Ruben mengklaim sebagai pemilik hak dan pendaftar pertama merek Bensu yang digunakan dalam usaha bisnis kulinernya. Merek Bensu telah dimohonkan Ruben sejak 3 September 2015 dan terdaftar pada tanggal 7 Juni 2018 serta mendapatkan perlindungan sampai 3 September 2025. Menurut Ruben, nama Bensu, diambil dari singkatan namanya, yakni Ruben Onsu.

Ruben mengklaim, tergugat telah menggunakan merek Bensu untuk usaha kulinernya yakni, I Am Geprek Bensu Sedep Bener/Beneerrr” tanpa seizinnya berdasarkan informasi pangkalan data kekayaan intelektual Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual melalui laman https://pdki-indonesia.dgip.go.id.

Awal berdirinya “I Am Geprek Bensu Sedep Bener/Beneerrr” “I Am Geprek Bensu Sedep Bener/Beneerrr” telah beroperasi sejak 17 April 2017. Menurut PT Ayam Geprek Benny Sujono, pengalihan hak merek Bensu dari Ruben ke Jessy Handalim tidak berpengaruh pada usaha kuliner I AM GEPREK BENSU SEDEP “BENER/BENEERRR.

Alasannya, perusahaan telah mengajukan permohonan pendaftaran merek usaha “I Am Geprek Bensu Sedep Bener/Beneerrr” pada 3 Mei 2017, sebelum terjadinya pengalihan hak merek Bensu ke Ruben dari Jessy Handalim.

Usaha kuliner “I Am Geprek Bensu Sedep Bener/Beneerrr” didirikan oleh tiga sekawan; Yangcent, Kurniawan, dan Stefani Livinus. Pemberian nama Bensu oleh ayah Yangchen, Benny Sujono atau Bensu. “Ayah Yangcent yang bernama Benny Sujono yang biasa juga dipanggil Bensu menyarankan kepada Yangcent, Kurniawan, dan Stefani Livinus untuk memulai usaha bisnis makanan Ayam Geprek,” bunyi keterangan dalam keputusan MA tersebut.

Usaha kuliner tersebut kemudian terdaftar sebagai badan hukum berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Ayam Geprek Benny Sujono Nomor 130 tanggal 15 Maret 2017. PT Ayam Geprek Benny Sujono disingkat Ayam Geprek Bensu dan telah mendapat pengesahan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0040249.AH.01.01.Tahun 2017 tanggal 13 September 2017.

Penggunaan singkatan “Bensu” itu, penghargaan terhadap Benny Sujono yang dinilai telah memberikan saran dan masukan terhadap berdirinya perusahaan. Kemudian, didirikan resto pertama bernama “I Am Geprek Bensu Sedep”, 17 April 2017 di Jalan Padamengan I Gang 5 Nomor 2A, Gunung Sahari, Kecamatan Pademangan Timur, Jakarta Utara. (ten)
Komentar

Tampilkan

Other Stories