Iklan

Pemprov Jatim Sebut Pernyataan Walikota Surabaya Risma Hoaks

6/23/2020, 15:56 WIB Last Updated 2020-06-23T08:56:32Z
masukkan script iklan disini
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono. (Foto : jatimprov.go.id)
Fokushukum.com, Surabaya - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, menyebut pernyataan Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini, hoaks atau tidak benar. Heru tegas membantah Risma yang menyebut Pemprov Jatim mengeluh, terkait ketersediaan ruang isolasi RSUD dr Soetomo Surabaya.

"Tidak betul itu (pernyataan Risma). Saya tegaskan bahwa Pemprov Jatim masih memiliki Rumah Sakit Lapangan di Jalan Indrapura Surabaya, dan kondisinya masih ada bed isolasi yang tersedia. Meski overload, RSUD Dr Soetomo Surabaya masih melayani perawatan pasien covid-19 dan belum penuh," kata Heru, di Surabaya, Jatim, Senin malam, 22 Juni 2020.

Heru menyesalkan pernyataan Risma yang menyebut Pemprov Jatim menanyakan ketersediaan ruangan isolasi RS Husada Utama Surabaya ke Pemkot Surabaya. Dia beranggapan, seakan Pemprov meminta bantuan Pemkot Surabaya untuk menampung pasien covid-19.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Soetomo yang juga Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Joni Wahyuadi, mengungkap pernyataan Risma disampaikan dalam rapat koordinasi, dan evaluasi usai pelaksanaan PSBB Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) di Mapolda Jatim pada Minggu malam, 21 Juni 2020.

Saat rapat, kata Joni, Risma menyampaikan RS Husada Utama Surabaya sudah membeli 200 bed (ranjang) dan belum terpakai. Risma menyayangkan jika bed itu tidak digunakan. Terlebih, kondisi RS milik Pemprov Jatim yakni RSUD Dr Soetomo, RS Haji Sukolilo, RS Jiwa Menur, mulai kelebihan kapasitas.

"Kalau 200 bed belum terpakai kan sayang-sayang kalau enggak dimanfaatkan, yang kita rawat kan juga rakyat Surabaya. Kita juga tidak minta bantuan ke Pemkot," terangnya.

Dia melanjutkan, 82 persen pasien di RSUD dr Soetomo berasal dari Surabaya. Pihaknya berharap pasien bisa dirujuk ke RS Husada Utama. Demikian, Seperti dikutip Medcom (*/med)
Komentar

Tampilkan

Other Stories