Iklan

Pemerintah Terus Dorong Pembangunan di Papua dan Papua Barat

6/15/2020, 09:08 WIB Last Updated 2020-06-15T02:08:20Z
masukkan script iklan disini
Deputi Kominfo Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto. (Foto : Akuratnews.com)

Fokushukum.com, Jakarta - Pemerintah terus berupaya mendorong percepatan pembangunan segala sektor di Papua dan Papua Barat.

Deputi Kominfo Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto mengatakan sejauh ini pembangunan di Papua masih on the track melalui percepatan pembangunan di sektor ekonomi, pendidikan, infrastruktur dan lain-lain.

Ini bertujuan agar Papua dan Papua Barat segera menjadi daerah yang maju sejajar dengan provinsi-provinsi lain.

Menurut dia, program dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua pun terus dilakukan secara afirmatif dan cepat karena akan segera berakhir di tahun 2021.

Persiapan PON (Pekan Olahraga Nasional) misalnya, pemerintah membangun venue-venue berkelas dunia.

Pembangunan infrastuktur, listrik, air bersih, logistik lewat jembatan udara dan kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga merupakan wujud dari percepatan pembangunan yang kini berlangsung di Papua.

“Kita sadari pembangunan di Papua butuh percepatan. Kita kerjakan secara holistik, menuju kearah keadilan sosial di tanah Papua," ujar Wawan dalam Webinar GPR TV dengan tema "Menakar Masa Depan Papua," Minggu (14/6/2020).

Menurut dia, Pemerintah menginginkan agar pelayanan dasar di Papua dan Papua Barat bisa lebih baik dan mampu mengembangkan ekonomi lokal.

Hal yang paling penting dari pembangunan di Papua menurut Wawan, adalah pembangunan sumber daya manusia orang asli Papua (OAP).

Ia menilai bahwa saat ini kemampuan dan kreativitas warga Papua dalam mengembangkan ekonomi sudah sangat berkembang.

Salah satu buktinya adalah keberadaan kawasan-kawasan terpadu di Sorong, Teluk Bintuni, Raja Ampat yang terkenal di dunia.

Hal ini menurutnya berkat pengembangan SDM di Papua yang terus digenjot dan menjadikan Papua bukan lagi daerah yang tertinggal.

Pembangunan di Papua yang sangat luar biasa juga diakui oleh Senior Pamong Papua, Michael Menufandu.

Menurut dia, pembangunan di Papua sudah dimulai sejak zaman Presiden Soeharto di tahun 1973 lewat program Inpres dengan membangun sekolah dasar dan Puskesmas, serta pelayanan dasar lainnya.

Program lainnya seperti transmigrasi dan pembangunan jalan mulai mendekatkan masyarakat Papua dengan kehidupan yang layak setelah lama mengisolir diri. (pub)
Komentar

Tampilkan

Other Stories