Iklan

Pelaku Seni dan Kreatif di Danau Toba Hadirkan "Spirit of Online Performance"

6/10/2020, 16:02 WIB Last Updated 2020-06-10T09:05:16Z
masukkan script iklan disini

Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang memiliki pesona menakjubkan. (Foto : Instagram @danau_tobasamosir)


Fokushukum.com, Jakarta  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Rumah Karya Indonesia (RKI) mendukung penyelenggaraan “Pandemic for Arts” bertema “Spirit of Online Performance”, sebuah pertunjukan daring yang menghadirkan karya pekerja seni dan pelaku kreatif dari sejumlah kabupaten di kawasan Danau Toba.

Disiarkan secara live streaming di akun YouTube RKI Project dan sosial media RKI Project lainnya, acara akan berlangsung sebanyak empat kali. Dimulai Senin (9/6/2020) sore dengan menghadirkan kelompok seni dan kreatif dari Kabupaten Dairi yang membawakan kolaborasi musik tradisi dan modern.
“Kegiatan ini sebagai ruang alternatif kesenian pada masa pandemi COVID-19 sekaligus mendukung seniman dan pekerja kreatif di Sumatra Utara agar tetap dapat berkarya di rumah,” kata Deputi Bidang Pemasaran Nia Niscaya dalam keterangannya, Selasa (9/6/2020).
Aktivitas dan suasana di desa menjadi pengantar dalam setiap pertunjukan tentang peran masyarakat dan pemerintahan desa dalam menghadapi COVID-19.
Semakin menarik karena kelompok seni dan kreatif akan tampil dengan latar belakang pemandangan wisata Danau Toba. Bentuk penampilan akan mengekspresikan suasana pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia khususnya di desa desa kawasan Danau toba.
Nia mengatakan, saat ini ruang-ruang pertemuan yang melibatkan kesenian baik dalam skala besar dan kecil tidak dapat dilaksanakan karena dampak COVID-19. Sehingga membuat banyak seniman tradisi dan modern banyak kehilangan ruang kesenian dalam pencapaian artistik yang berdampak langsung pada ekonomi para seniman itu sendiri.
Selain itu, rangkaian acara ini juga diharapkan menjadi suguhan hiburan yang menarik untuk masyarakat. Di samping memelihara dan melestarikan nilai tradisi.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya kreativitas anak muda pekerja seni, khususnya di Sumatra Utara sekaligus memberi dorongan ekonomi bagi seniman tradisi,” kata dia.
Acara selanjutnya akan berlangsung pada 16 Juni 2020 yang menghadirkan kelompok Teater Tradisi Melayu dari Kota Tanjung Bali, 23 Juni 2020 yang menghadirkan kelompok musik dari Kabupaten Samosir serta 30 Juni 2020 yang menghadirkan Opera Batak dari kelompok seni dan kreatif dari Kabupaten Toba. (par)
Komentar

Tampilkan

Other Stories