Iklan

Mohon Maaf, Covid-19 Beresiko Tinggi Pariwisata Bali Belum Dibuka

6/19/2020, 17:05 WIB Last Updated 2020-06-19T10:05:24Z
masukkan script iklan disini
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo. (Foto: BNPB Indonesia)
Fokushukum.com, Jakarta - Pariwisata di Bali dalam waktu dekat ini belum akan dibuka. Hal itu karena pandemi virus corona baru atau COVID-19 disana belum berakhir.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo mengaku pihaknya telah merekomendasikan Gubernur Bali Wayan Koster untuk tidak membuka kegiatan pariwisata disana karena Bali masih tergolong zona resiko COVID-19 yang tinggi. Disarankannya juga agar Pemprov Bali menunggu keputusan lanjutan dari Kementerian Pariwisata terkait itu.

"Kemudian bagaimana dengan yang resiko tinggi, hasil pembicaraan dengan sejumlah pejabat termasuk dengan Gubernur Bali untuk daerah-daerah yang di Bali, ini jangan dulu. Kami mengikuti dan sampaikan ke Menteri Pariwisata (Wishnutama)," kata Doni dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi X DPR RI, Jakarta (17/6/2020).

Sebab ungkap Doni, sebelum dibukanya kembali pariwisata di Provinsi Bali, pemerintah setempat harus dapat menyiapkan konsep khusus dalam mencegah masuknya virus COVID-19 dari para pelancong.

"Kami ingin Bali juga mendapatkan sebuah konsep yang berbeda dengan daerah lain terutama dalam menjaring dan menentukan siapa orang-orang yang bisa mengikuti kegiatan pariwisata di Bali," ungkapnya.

Untuk itu, Ia menyatakan bahwa sebelum dibukanya kembali aktivitas pariwisata di Bali, maka pemerintah provinsi Bali harus terlebih dahulu memenuhi kelengkapan pemeriksaan dan alat kesehatan guna mendeteksi wabah COVID-19 secara dini.

"Perlu dibangun atau dilengkapi pelabuhan dan bandara dengan mesin PCR yang lebih banyak lagi. Sehingga setiap orang yang datang, ketika masuk ke Bali, tidak menunjukkan status sehat melalui pemeriksaan PCR tes, maka di Bali sudah ada alat, sudah ada petugas yang bisa melakukan pemeriksaan," pungkasnya. (rad)
Komentar

Tampilkan

Other Stories