Iklan

Ma'ruf Amin Diarahkan Jokowi soal RUU HIP, MUI Sedih

6/22/2020, 16:03 WIB Last Updated 2020-06-22T09:04:30Z
masukkan script iklan disini
Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin. (Foto : Instagram @kyai_marufamin)

Fokushukum.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan Ma'ruf Amin menuruti arahan Presiden Jokowi soal polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Ma'ruf Amin selaku Ketua Umum non-aktif disebut harus patuh karena saat ini menjabat wakil presiden.

"Yang kita sangat sedihkan Ketua Umum nonaktif kita diminta oleh Presiden Jokowi untuk mengundang tokoh-tokoh ormas Islam, untuk menenangkan mungkin," kata Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi, dalam webinar terkait RUU HIP, Jakarta, Sabtu (20/6/2020).

Namun, Muhdiyyin menegaskan pihaknya sudah mengeluarkan maklumat penolakan terhadap RUU tersebut. Setelah itu, lanjut dia, Wapres mengundang petinggi MUI dan ormas Islam di kantornya, Menteng, Jakarta pada Selasa (16/6/2020).

"Kami yang datang membawa amunisi dan menyampaikan kepada bapak Wapres kami bukan minta RUU HIP ditunda tapi diberhentikan pembahasannya,” jelas dia.

Selang sehari kemudian, giliran Menko Polhukam Mahfud MD yang meminta petinggi MUI dan ormas Islam untuk menghadiri undangan.

"Kami tidak bisa (datang), karena kami sudah paham betul bahwa mereka akan berkilah," tuntas Muhdiyyin, seperti dikutip Jitunews.com (*/jit)

Komentar

Tampilkan

Other Stories