Iklan

Konsul Haji Sebut e-Hajj Ditutup, Akses Layanan Jadi Alasan Pembatalan Haji

6/08/2020, 17:32 WIB Last Updated 2020-06-08T10:32:19Z
masukkan script iklan disini
Kementerian Agama membatalkan keberangkatan jemaah Haji Indonesia pada 2020. (Foto: kemenag.go.id)
Fokushukum.com, Jakarta – Kementerian Agama memutuskan membatalkan keberangkatan jemaah Indonesia pada penyelenggaraan haji 1441H/2020M. Keselamatan jemaah atas ancaman pandemi serta akses layanan Saudi yang tidak kunjung dibuka menjadi alasannya.

Hal ini dibenarkan Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali. Menurutnya, kasus Covid-19 di Saudi masih tinggi. Bahkan, pada 5 Juni lalu, kasus positif Covid lebih 2000, dan meningkat lebih 3000 sehari kemudian. Akses layanan haji pun hingga saat ini belum dibuka.

Endang menjelaskan, persiapan penyediaan layanan haji di Arab Saudi pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M sebenarnya tetap berjalan hingga awal Maret, meski saat itu dunia, termasuk Indonesia dan Saudi, di tengah ancaman pandemi Covid-19. Tim penyediaan layanan, baik akomodasi, konsumsi, maupun transportasi, sudah melakukan proses tersebut di Arab Saudi sejak Februari 2020.

Namun, proses itu terhenti seiring adanya surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi pada 6 Maret 2020 ke Menteri Agama RI. Surat itu meminta agar proses penyelesaian kontrak dan pembayaran uang muka pelayanan Arab Saudi ditunda. Penundaan itu masih berlaku hingga sekarang hingga penyelesaian persiapan tidak bisa dilakukan.

“Sesuai Taklimatul Hajj atau peraturan perhajian Arab Saudi, kontrak dan pembayaran  layanan melalui Sistem Elekronik Terpadu Jemaah Haji Luar (e-Hajj) harusnya sudah selesai pada 29 Sya’ban atau sebelum Ramadan lalu,” jelas Endang Jumali di Jeddah, Minggu (07/06).

“Namun, e-Hajj ditutup sehingga proses persiapan mandek,” lanjutnya.

Menurut Endang, sejak 2017, Saudi menerapkan e-Hajj dalam proses kontrak layanan dan tahapan penyelenggaraan  haji. Karenanya, sistem ini sangat penting dalam kelangsungan penyelenggaraan, karena proses pemaketan layanan disatupintukan melalui e-Hajj. (nag)
Komentar

Tampilkan

Other Stories