Iklan

Ki Gendeng Pamungkas Meninggalkan Pesan Konstitusi di Mahkamah Konstitusi

6/08/2020, 13:57 WIB Last Updated 2020-06-08T07:08:40Z
masukkan script iklan disini
Ketua Umum Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas. (Foto : Instagram @honk_jurnalbogor)

Fokushukum.com, Jakarta - Tidak sangka Senin (13/4/2020)  pertemuan  saya dengan Ki Gendeng Pamungkas di Bogor adalah pertemuan terakhir. Ia menolak berfoto bersama saat saya minta berfoto selfie dengan alasan masih banyak waktu di lain waktu. 

Namun demikian hingga awal Juni 2020 kami masih saling kirim WhatsApp. Mengabarkan kondisi Indonesia saat ini. Pesan agar saya hati hati di perjalanan pun sempat ia lontarkan begitu tahu bahwa saya tengah ke Sumatra sejak hari ke-4 Lebaran, Rabu (27/5/2020) malam. 

Janji bertemu dengan Tim Kuasa Hukum Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH terkait Peninjauan Undang-Undang (PUU) UU nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terhadap UUD’45 di Mahkamah Konstitusi belum terlaksana, KGP sudah me7ninggalkan kita semua untuk selamanya. Namun, pesan Konstitusinya di MK akan terus berlanjut oleh para _Penerusnya_ yang lain. 

Saya sebenarnya sudah berkali-kali berupaya untuk diadakannya pertemuan untuk membahas teknis PUU di Mahkamah Konstitusi dengan KGP. Sayangnya, ia  kurang sehat sehingga berjanji agar dibuat agenda pasca Idul Fitri 1441 H saja.

Umur seseorang tiada yang tahu. Namun ternyata durasi kehidupan KGP sesuai dengan angka favoritnya 666 (Ki G enden Pamun G kas). Ia wafat pada Sabtu 6 Juni 2020, pada tanggal 6,hari ke-6 dan bulan ke-6. Wallahu a'lam. 

(Oleh : Suta Widhya SH, Sekjen Front Pribumi)
.
Komentar

Tampilkan

Other Stories