Iklan

Kemenko Marves Percepat Infrastruktur dan Transportasi di Sumbar

6/18/2020, 10:21 WIB Last Updated 2020-06-18T03:21:33Z
masukkan script iklan disini
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Ridwan Djamaluddin. (Foto : maritim.go.id)
Fokushukum, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi melaksanakan rapat koordinasi virtual membahas terkait percepatan pembangunan infrastruktur dan transportasi tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat pada Jumat 12 Juni 2020.

Rakor ini dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Ridwan Djamaluddin yang memberikan arahan agar Pemerintah Daerah Sumatera Barat agar mengkonsolidasi usulan programnya dan menyusun berdasarkan urutan prioritas.

“Saya sudah menugaskan Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah Kemenko Marves, agar berkomunikasi dengan perwakilan Pemerintah Daerah Sumatera Barat terkait rekap status program saat ini dan rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan,” ujar Deputi Ridwan di Jakarta, Selasa (12/6/2020).

Selanjutnya, Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan memohon bantuan Kemenko Marves untuk percepatan pembangunan infrastruktur seperti Trans Mentawai, Sarana Prasarana Pelabuhan dan jalan menuju Teluk Tapang, Infrastruktur Kabupaten Solok Selatan. “Kemudian Infrastruktur Kabupaten Pesisir Selatan, Infrastruktur Kabupaten Agam, dan Pelabuhan Muaro dan Kawasan Marina Kota Padang, pun memerlukan dukungan dan bantuan pemerintah pusat,” ujarnya.

Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR Hedy Rahadian menjelaskan terkait kebutuhan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Selatan dan Solok, Kementerian PUPR sudah menyediakan jalan terusan Mandeh – Teluk Kabung sepanjang 42.5 km yang telah dibangun tahun 2015-2019. “Lalu, untuk akses Pelabuhan Teluk Tapang, pada tahun 2019 sudah ditangani sepanjang 9.6 km serta tahun 2020 penambahan 2 km,” jelasnya.

Kemenko Marves juga menilai, ada beberapa proyek infrastruktur yang perlu diperhatikan seperti pembangunan jaringan telekomunikasi dan listrik di Mentawai Pasca Covid-19, pembangunan jalan Pasar Baru Kab. Pesisir Selatan – Alahan Panjang Kab. Solok, pembangunan jalan Abai Sangir – Sungai Dareh Kab. Solok Selatan, pembangunan kawasan Marina Center di Muaro Padang, dan pembangunan jembatan Lubuk Pauh Kab. Tanah Datar.

Direktur Pemanfaatan Ruang, Kementerian ATR/ BPN Aria Indra Purnama memohon agar Pemerintah Daerah Sumatera Barat dapat menyampaikan data yang lebih rinci. “Hal ini terkait pembangunan infrastruktur di mana perlu memperhatikan secara komprehensif bukan parsial, sehingga pengembangan kawasan dapat optimal,” katanya. (mar)
Komentar

Tampilkan

Other Stories