Iklan

Ini CEO Subholding, Pertamina Diharapkan Jadi Perusahaan Global

6/15/2020, 11:25 WIB Last Updated 2020-06-15T04:25:26Z
masukkan script iklan disini
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. (Foto : Instagram @nickewidyawati1)

Fokushukum.com, Jakarta - Inilah lima CEO Subholding yang diharapkan mampu membawa bisnis PT Pertamina menjadi perusahaan global. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengukuhkan lima subholding itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) akhir pekan lalu. Targetnya, BUMN Migas ini dapat menjadi perusahaan energi dengan valuasi mencapai USD100 miliar.

“Dengan subholding ini, setiap bisnis nantinya dapat bergerak lebih cepat dan lincah untuk pengembangan kapabilitas kelas dunia dan pertumbuhan skala bisnis yang akan menunjang Pertamina menjadi perusahan global energi terdepan,” tutur Nicke Widyawati dalam keterangan pers yang dikutip Minggu (14/6/2020).

Lima subholding yang telah dibentuk itu, Upstream Subholding yang operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina Hulu Energi, Gas Subholding kepada PT Perusahaan Gas Negara. Refinery & Petrochemical Subholding kepada PT Kilang Pertamina Internasional, Power & NRE Subholding kepada PT Pertamina Power Indonesia, Commercial & Trading Subholding kepada PT Patra Niaga, dan Shipping Company kepada PT Pertamina International Shipping.

Nicke Widyawati mengatakan, pembentukan holding migas, merupakan inisiatif untuk bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan. Ia menyebutkan,  lingkup bisnis Pertamina sangat luas, dengan tantangan dan kompetisi berbeda serta memiliki kekhususan risiko masing-masing.

Pimpinan subholding tersebut; CEO Upstream Subholding (PT Pertamina Hulu Energi) Budiman Parhusip, CEO Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional) Ignatius Tallulembang didampingi Deputy CEO Budi Syarif Santoso. Lainnya, CEO Power & NRE Subholding (PT Pertamina Power Indonesia) Heru Setiawan, CEO Commercial & Trading Subholding (PT Patra Niaga) Mas’ud Khamid, CEO Shipping Company (PT Pertamina International Shipping PIS) Erry Widiastono.

Beberapa CEO Subholding sebelumnya adalah direksi Pertamina. Sedangkan Dharmawan Samsu serta Basuki Trikora Putra yang sebelumnya direksi Pertamina, mendapat tugas baru sebagai Komisaris Utama di Subholding.

Melalui pembentukan subholding itu, Nicke menargetkan Pertamina dapat menjadi perusahaan energi dengan valuasi mencapai USD100 miliar. (mit)
Komentar

Tampilkan

Other Stories