Iklan

Indonesia Importir Terbesar Bawang Putih, lalu Transmisi dan Laptop

6/17/2020, 08:40 WIB Last Updated 2020-06-17T01:40:21Z
masukkan script iklan disini
Kepala BPS, Suhariyanto. (Foto : Instagram @bps_statistics)
Fokushukum.com Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar jumpa pers secara virtual, menjelaskan bahwa hingga saat ini China (Tiongkok) masih menjadi negara pengekspor terbesar bagi Indonesia hingga Mei 2020.

Total nilai impor Indonesia secara keseluruhan sepanjang Mei 2020  sebesar 8.44 miliar USD atau turun 32.65 persen jika dibandingkan dengan  bulan sebelumnya (April 2020).

Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 secara tahunan atau Year on Year (YoY) total nilai impor Indonesia justru mengalami penurunan  tajam sebesar 42.20 persen.

Kepala BPS Suhariyanto kepada wartawan mengatakan sejumlah produk impor dominan Indonesia berasal dari Tiongkok kebanyakan bawang putih hingga laptop.

“Impor utama masih (terbesar) dari Tiongkok sebesar 28.13 persen pada Mei 2020 utamanya adalah berupa bawang putih, transmission untuk portable receiver dan laptop,” kata Suhariyanto di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Menurut Suhariyanto, hampir semua komoditas mengalami penurunan impor baik dari konsumsi, bahan baku atau penolong dan barang modal.

Impor konsumsi tercatat turun 23.08 persen dari bulan sebelumnya, lalu turun 39.83 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 atau secara YoY. (rri)

Komentar

Tampilkan

Other Stories