Iklan

Dituding Tidak Terdaftar di Bursa Efek, Begini Respon PT. SGB

6/27/2020, 21:39 WIB Last Updated 2020-06-27T14:39:24Z
masukkan script iklan disini
PT Solid Gold Berjangka. (Foto : sgoldberjangka.com)
Fokuhukum.com, Jakarta - Tidak terima dituding itu, pejabat sementara Branch Manager PT. SGB, Peter Christian Susanto angkat bicara. Ia membenarkan perusahaan yang dipimpinnya itu bukan member bursa efek. “Ya kami memang bukan member bursa efek. Kalau OJK sebut PT.SGB tak terdaftar dan tak punya izin di bursa efek ya memang benar demikian. Izin kami dari Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (Bappepti) dan kami anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia,” terangnya, Sabtu (27/6/2020). Peter menegaskan, OJK bukan otoritas perusahaan pialang berjangka. Otoritas perusahaan pialang berjangka adalah Bappebti. "OJK memang tidak mempunyai kewenangan untuk mengeluarkan izin perusahaan pialang berjangka seperti PT SGB.
“Izin kami di Bappebti bernomor 07/BAPPEBTI/PT/07/2018," ujarnya. Dilanjutkannya, di perusahaan pialang berjangka ada yang namanya WPB, wakil pialang berjangka. Sementara PT.SGB memiliki lisensi resmi dari Bappebti, bukan WPPE, wakil perantara pedagang efek. "Jadi, pernyataan Yan Jimmy Hendrik Simarmata tidak ada yang salah. Benar. Bahwa PT SGB bukan member dari bursa efek. Jadi masyarakat harus cermat. Jangan salah tafsir,” tegasnya. Terkait pernyataan bahwa SGB “cuci tangan” menyikapi tuntutan sejumlah nasabah, Peter mengajak masyarakat untuk buka mata dan telinga. Terangnya, SGB saat ini sedang memfasilitasi 94 pengaduan. Dituduh melakukan penipuan kepada nasabah, Peter menekankan jika itu terjadi tentu sudah sejak lama kantornya ditutup dan dilarang beroperasi. “Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) No. 125 Tahun 2015, prosedur pengaduan harus melalui kantor pialang terlebih dahulu. Menempuh beberapa tahapan, yakni penyerahan berkas, melakukan klarifikasi atas kronologi pengaduan, dan musyawarah mufakat,” tegasnya. Ia kembali menegaskan sebagai bentuk tanggung jawab dan wujud profesionalitas, seluruh pengaduan eks nasabah SGB Bali saat ini akan diproses dan diselesaikan secapat-cepatnya dengan penuh kehati-hatian. Selain itu, managemen SGB akan merampungkan seluruh proses pengaduan sesuai dengan Peraturan BAPPEBTI No. 125 Tahun 2015. (jar)
Komentar

Tampilkan

Other Stories