Iklan

Bank Mayapada International (MAYA) akan Rights Issue 25 Persen Saham

6/11/2020, 14:24 WIB Last Updated 2020-06-11T07:25:07Z
masukkan script iklan disini
MAYA mengharapkan dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham perseroan. (Foto : Instagram @bankmayapadaofficial)

Fokushukum.com, Jakarta – PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) milik Dato Sri Tahir, akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue sebanyak 2,27 miliar lembar saham baru Seri B atau sebesar 25 persen dari modal disetor setelah terlaksananya penawaran umum terbatas (PUT) XIII dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Untuk mengeksekusi aksi korporasi itu, MAYA akan meminta restu dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 16 Juli 2020. Perseroan mengharapkan rencana penambahan modal dengan HMETD itu dapat memperkuat struktur permodalan perseroan.
“Sehingga dapat menambah kemampuan perseroan untuk meningkatkan kegiatan usaha, kinerja perseroan, dan daya saing dalam industri yang sama,” tulis manajemen Bank Mayapada International dalam keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia yang dikutip, Rabu (10/6/2020).
MAYA mengharapkan dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham perseroan. Selain itu, perseroan mengingatkan rights issue juga memberikan pengaruh kepada pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD berupa dilusi atas persentase kepemilikan.
“Seluruh dana yang diperoleh dari PUT XIII, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dalam meningkatkan aktiva produktif dalam bentuk kredit,” jelas manajemen Bank Mayapada International. (mit)
Komentar

Tampilkan

Other Stories